Senin, 15 September 2014

Cerita Kematian

“Bu, kita mau kemana?” “aku, harus latihan drama pagi ini.”
“ikut saja, kita akan melihat adegan terakir ayahmu.”
“wah aku ingin seperti ayah jadi actor yang hebat”
Mestinya dia mengambil peran seperti habibie ketika di tinggal ainun atau seprerti rose yang kehilangan jack. Tapi dia memilih bertingkah seperti snow white yang ingin menemui pangeran.

Minggu, 07 September 2014

Mungkin Sesekali Kita Bisa Menertawakan Kematian


            Sesekali ingat akan kematian. Hingga sampai ke titik perenungan :" kenapa yah banyak ulama dan orang baik yang mati muda?"
              dari ustad jefri al buchori atau uje, habib munzir al mushawa, bahkan ustad ngajiku pun mati muda (Alm. ustad nafik dan istrinya).

Lohhh kok?

Coba cermati deh sekeliling kita banyak kan ?
           Saya lalu berpikir bahwa boleh jadi inilah cara tuhan untuk “menyelamatkan” hamba-hamba-nya dari hidup panjang yang hanya akan berpotensi menodai kebersihannya. Mungkin pendapat  ini ada benarnya.
 
"nasib terbaik adalah tidak dilahirkan,
yg kedua dilahirkan tapi mati muda dan 
yg tersial umur tua. 
Bahagialah mereka yang mati muda"
         Pribahasa ini membawa saya pada suatu pemikiran, pakai saja teori probailitas : semakin tua dan semakin panjang umur kita maka kita memiliki banyak waktu dan kesempatan untuk berhasud, berbohong, memfitnah, berserakah, dengki, iri hati, mencaci, menghardik, bernapsu kelawan jenis juga mungkin akan lebih banyak lagi kegitan tersebut yang dapat kita lakukan sepanjang umur kita. Mudahnya sih bilang dan katakan saja dosa-dosa harian yang kita banget. Sekarang balik berpikirlah ke orang yang berumur pendek dosa harian yang kita banget memiliki potensi kecil untuk ditumpuk. Bener ??
          Lantas pemikiran ini berakhir pada resah. Jika jumlah orang baik banyak yang mati muda, lantas siapa yang bisa kita jadikan teladan ?
          Ya, memang cara penyimpulanku tak 100% persen benar pasti banyak pula orang baik yang bisa kita gurui dan teladani disekitar kita?
        Memang andalah yang bisa menilai " orang baik itu mati muda " bisa diterima atau tidak yahhh terlihat ngawur dan tidak mudah diterima memang...
Kalo anda memang menerimanya maka :" kalo tidak ingin mati muda nakallah dikit dikit ".
Mungkin bagian "nakal" akan membuat anda tertawa dan anda juga pasti paham.
Mari mentertawakan kematian..........
<<note:orang yang mati muda juga memiliki kesempatan yang kecil untuk berbuat baik>>
hahahahahhaahhaaha
Surabaya, 8 september 2014